Sabtu, 23 Juni 2012

Gizi Kuliner Lanjut - Tentang Masakan India


Disini, gue bakal berbagi sama kalian semua tentang Masakan India yang jadi salah satu tugas gue di Pelajaran Kuliner Lanjut Jurusan Gizi.


A.    RESEP MASAKAN INDIA
Bahan-bahan:

·         Bahan Kari Kambing :
1 kg daging kambing
3 buah bawang bombay iris halus
5 lbr daun jeruk (aku gak pake, soalnya gak punya)

1 bks santan kental
1 btg sere
3 buah cabe, haluskan
minyak untuk menumis
1 btr kapulaga
1 butir pekak (aku gak pake juga, saolnya gak ada)

·         Bumbu Halus:
10 siung bawang merah
10 siung bawang putih
2 cm kunyit dibakar
1 sdm ketumbar
2 cm jahe
1 biji pala dimemarkan
1 sdm jinten
10 buah kemiri
2 cm kayu manis batangnya disangrai
merica bulat
garam secukupnya

·         Bahan Roti Jala :
2 butir telur ayam
750 ml santan cair
350 gr tepung terigu
1/2 sdt garam
minyak untuk mengoles
kantong plastik untuk contong

Petunjuk :
·         Cara Membuat Kari Kambing :
1. Rebus daging sampai setengah matang
2. Panaskan minyak, tumis bumbu halus samapai harum
3. Masukkan irisan bawang bombay-daun jeruk- daun sere-cabe-kapulaga-pekak,
    aduk hingga bumbu matang.
4. Masukkan bumbu tumisan kedalam rebusan daging, masak hingga matang
5. Tuang santan sedikit demi sedikit, aduk jangan sampai pecah. Masak hingga
     matang.
·         Cara Membuat Roti Jala :
1. Kocok telur dan garam, lalu masukkan santan dan terigu secara bergantian, sedikit
    demi sedikit hingga menyerupai adonan untuk pisang goreng.
2. Masukkan adonan ke kantong plastik dan gunting sedikit ujung bawahnya, hingga
    menyerupai contong.
3. Panaskan penggorengan ( teflon) dan olesi minyak sedikit. Tuang adonan dari
    contongnya ke penggorengan dengan memutar-mutarkan contong hingga
    menyerupai jala.
4. Setelah matang angkat dan lipat.



KARI AYAM
Bahan Resep Masakan Kari Ayam :
  • 1 ekor ayam potong menjadi 12, lumuri dengan 2 butir air jeruk nipis
  • 2 buah bawang bombay diiris halus
  • 4 butir cengkih
  • 4 cm jahe dimemarkan
  • 2 buah kapolaga
  • 3 cm kayu manis
  • 1/2 sdt jintan
  • 1/2 sdt merica bubuk
  • 1 buah pekak (bunga lawang)
  • 1 sdt ketumbar halus
  • 2 buah tomat diiris halus
  • 4 gelas santan dari 1 butir kelapa
  • 3 lembar daun salam
  • 1 ruas jari laos
  • 3 batang sereh
  • garam sesuai selera
  • 5 buah cabe merah
  • 2 cm kunyit / haluskan bersama
  • 1 siung bawang putih
  • 4 butir kemiri

Cara Membuat Masakan Kari Ayam :
  1. Tumis bumbu yang sudah dihaluskan bersama bumbu-bumbu lainnya dengan minyak sampai harum, masukkan ayam. Lalu masak sampai matang.
  2. Setelah keluar minyak, masukkan santan, beri garam dan gula sedikit, masak kembali sampai kuah agak mengental, angkat.
  3. Hidangkan bersama roti jala.





ROTI JALA
Bahan Membuat Roti Jala :
  • 500 gram terigu
  • 1 sdt garam
  • 4 butir telur ayam dikocok sebentar
  • 1 liter santan dari satu butir kelapa
  • 2 sdm minyak sayur
Cara Membuat Roti Jala :
  1. Campur tepung terigu, garam dan telur. Aduk sampai tercampur rata.
  2. Masukkan santan dan minyak sayur, aduk sampai rata dan halus.
  3. Panaskan wajan untuk dadar ukuran 20 cm, beri minyak sedikit agar tak lenket.
  4. Sendok adonan dengan cangkir alumunium yang bawahnya berlubang-lubang. Tuang ke wajan dengan cara melingkar-lingkar.
  5. Setelah matang, angkat lalu lipat. Lakukan sampai adonan habis.
Catatan :
Jika cangkir alumunium tidak ada, bisa mamakai kantung plastik yang ujungnya digunting 1-1/2 mm


B.    TENTANG MASAKAN INDIA

1.     Sejarah

Imigrasi dan percampuran budaya secara terus menerus berlangsung di India selama ribuan tahun. Iklim India yang berbeda-beda menurut daerahnya, mulai dari daerah beriklim tropis hingga daerah beriklim Pegunungan Alpen, dan menyediakan beraneka ragam bahan makanan. Bagi sebagian orang India, makanan sudah menjadi simbol keagamaan dan identitas sosial dengan beraneka ragam tabu dan pelarangan. Sebagian penganut Jainisme, misalnya, tidak makan akar-akaran atau makanan yang diambil dari dalam tanah. Sebagian penganut Hindu dan Buddha adalah juga vegetarian. Antara 20% hingga 42% penduduk India adalah vegetarian ketat, sementara hanya 30% dari penduduk India yang pemakan daging.
Masala dosa di India selatan
Sekitar 7000 SM, penduduk Lembah Sungai Indus sudah menanam wijen, terung, dan memelihara zebu. Pada tahun 3000 SM, kunyit, kapulaga, lada, dan mustar sudah umum dipanen di India. Sebagian dari hidangan yang dikenal sekarang berasal dari periode Weda, ketika India masih berhutan lebat, dan hasil pertanian dilengkapi dengan makanan hasil memungut di hutan dan daging hasil berburu. Semasa periode Weda, makanan sehari-hari orang India berupa buah-buahan, sayuran, serealia, produk ternak perah, dan madu. Sedikit demi sedikit penduduk mulai menerapkan filsafat Hindu ahimsa dan menjadi vegetarian. Biksu Faxian mengunjungi India pada tahun 405 dan melaporkan orang India sebagian besar vegetarian, tidak memelihara babi atau unggas, tidak menjual hewan ternak hidup, di pasar tidak ada tukang jagal dan tidak ada penjual minuman yang memabukkan. Vegetarianisme makin populer seiring kemajuan Buddhisme dan berkat iklim yang bersahabat. Sayuran dan serealia bisa dipanen sembarang waktu dalam setahun. Masakan India, mulai dari hidangan di rumah hingga hidangan untuk festival berakar dari tradisi yang diatur oleh naskah Ayurweda. Dalam sistem pengobatan Ayurweda terdapat sistem klasifikasi makanan yang menggolongkan bahan makanan sebagai sattva, rajas, atau tamas. Masing-masing kategori makanan dipercaya berpengaruh kuat terhadap kesehatan jasmani dan rohani.
Invasi kekuatan asing dari wilayah tetangga, seperti Asia Tengah, Arab, Kemaharajaan Mughal, dan Persia, pola makan orang India ikut berubah. Pedagang Arab memperkenalkan masakan Arab dan pedagang Portugis memperkenalkan masakan Portugis. Masakan India diperkaya dengan diperkenalkannya sayuran dari Dunia Baru, seperti tomat, cabai, dan kentang pada masa India Portugis dan India Britania. Dari orang Inggris, orang India belajar teknik memasak yang baru seperti resep berbagai hidangan panggang.
Pengaruh Islam membawa makanan berkuah kental, pilaf, hingga beraneka hidangan daging seperti kebab. Selama tiga ratus tahun berikutnya, masakan eksotik dari Persia dan Iran diperkenalkan ke India. Semasa pemerintahan Sultan Mughal Akbar yang Agung dan Shah Jahan, masakan India bercampur dengan masakan Asia Barat menghasilkan masakan Mughlai. Pada waktu itu, masakan sayuran kalah populer dari makanan daging, dan minuman beralkohol seperti soma dan sura lebih disukai daripada susu. Di India masa itu sudah dikenal buah-buahan seperti aprikot, melon, persik, dan prem. Orang Mughal sangat menyukai makan enak. Makanan mewah sering dihidangkan pada masa berkuasanya Jahangir and Shah Jahan. Pada saat yang bersamaan, para nizam dari negara Hyderabad mengembangkan gaya masakan tersendiri, dengan makanan khas berupa biryani hyderabad.




2.     Bahan-Bahan atau Rempah yang Sering Digunakan Masyarakat India
Rempah-rempah dan bumbu standar untuk masakan India
Minyak goreng diperlukan untuk membuat kari. Di India Barat dan Utara, orang menggunakan minyak kacang dari kacang tanah, dan minyak mustar lebih umum dipakai di India Timur. Di India Selatan, minyak kelapa dan minyak wijen lebih umum dipakai orang untuk memasak. Selain itu, minyak bunga matahari dan minyak kedelai juga populer di India. Minyak sayur terhidrogenasi yang disebut vanaspati juga populer sebagai pengganti ghee (minyak samin).
Rempah-rempah yang sering dipakai dalam masakan India adalah cabai (mirch), biji sesawi hitam (rai), jintan putih (jeera), kunyit (haldi, manjal), klabet (methi), asafetida (hing, perungayam), jahe (adrak, inji), kayu manis (dalchini), ketumbar (dhania), bawang putih (lassan, poondu), dan ajwain (terutama di Gujarat dan Punjab).
Bumbu siap pakai yang paling populer adalah bubuk garam masala yang terdiri dari paling tidak lima jenis rempah, ketumbar, jintan, kapulaga, kayu manis, dan cengkeh. Garam masala ditaburkan di atas masakan sewaktu makanan hampir masak agar aroma garam masala tidak hilang. Setiap daerah memiliki garam masala yang khas, misalnya goda masala yang populer di Maharashtra. Juru masak juga sering meracik sendiri bahan-bahan untuk garam masala.
Masakan India juga memakai berbagai daun herba, misalnya, tejpat (daun cassia), daun ketumbar, daun klabet, dan daun mint (podina). Bumbu atau penyedap lain yang sering digunakan adalah pala (jaiphal), bubuk mangga (amchur), kuma-kuma (kesari), bubuk paprika merah (deghi mirch), dan air mawar. Daun salam koja (kari patta) hampir selalu digunakan dalam masakan India Selatan.
3.     Masakan Menurut Daerah
*    Masakan India Utara
Set menu thali untuk vegetarian di Rajasthan, India.
Ciri khas masakan India Utara pada penggunaan produk ternak perah, seperti susu, paneer, minyak samin, dan yogurt. Sejumlah masakan India Utara berasal dari periode invasi Islam, misalnya kebab. Masakan Pakistan dan masakan India Utara hampir serupa karena keduanya memiliki budaya dan sejarah yang sama.
Makanan pokok sebagian besar penduduk India Utara adalah lentil dan berbagai jenis roti dari tepung gandum. Iklim di utara lebih sejuk dan kering sehingga ideal untuk bertanam gandum. Berbagai jenis acar (achar) seperti murabba dimakan sebagai pelengkap lauk. Kuah kental pada masakan didapat dari produk ternak perah. Cabai, kuma-kuma, dan kacang-kacangan umum dipakai dalam masakan.
Makanan ringan paling populer dari India Utara adalah samosa. Isi samosa adalah kentang rebus dan sayuran berbumbu kari. Variasi samosa bisa saja diisi paneer, daging cincang, dan khumbi (jamur). Makanan ringan lain khas India Utara, misalnya: mirchi bada, bhujiya, chaat, kachori, imarti. Minuman populer dari India Utara adalah sharbat dan aam panna. Manisan berupa mangga yang diberi gula disebut aam papad. Kue-kue (disebut (mithai) dan manisan dari India Utara misalnya: gulab jamun, jalebi, peda, petha, rewadi, gajak, bal mithai, singori, kulfi, falooda, khaja, ras malai, gulkand, dan beberapa variasi dari laddu, barfi, dan halwa.
*    Masakan India Timur
Masakan India Timur terkenal dengan hidangan penutup seperti rasagolla, chum chum, sandesh, rasabali, chhena poda, chhena gaja, chhena jalebi, dan kheer. Sebagian dari kue-kue yang sekarang populer di India Utara berasal dari Benggala atau Orissa. Di India Timur, biji poppy banyak digunakan dalam masakan.
Seperti halnya orang India bagian selatan, makanan pokok orang India Timur adalah nasi. Lauk yang umum berupa kari lentil dan hidangan daging seperti ikan, ditambah beberapa jenis sayur. Masakan tradisional Orissa, Benggala, dan Assam memakai bumbu dalam jumlah sedang. Bumbu yang umum dalam masakan Oriya, Benggala, dan Assam adalah biji sesawi, jintan, jintan hitam, cabai hijau, pasta jintan, dan rempah siap pakai yang disebut panch phoron atau panch phutana. Pasta mustar, dadih, kadang-kacangan, pasta biji poppy, dan pasta kacang mete biasanya dimasak di minyak mustar. Kari digolongkan menjadi bata (pasta), bhaja (goreng), chochchoree (sedikit pedas), dan jhol (kari dengan sedikit rempah). Lauk berupa kari dimakan bersama nasi putih atau ghonto (nasi berbumbu).
Sarapan tradisional berupa panta bhat atau pakhaal. Makanan pagi lainnya berupa berondong beras atau beras yang dipipihkan dan dimakan setelah disiram susu dan dicampur buah-buahan. Masakan Bangladesh sangat mirip dengan masakan India Timur, khususnya masakan orang Benggala Barat. Penduduk bagian timur India senang makan ikan dan kerang. Hidangan sayur yang populer di Orissa adalah dalma dan santula, sementara di Benggala adalah sukto.
*    Masakan India Selatan
Idli dihidangkan bersama chutney kelapa, hidangan populer di India selatan.
Masakan India Selatan memiliki beraneka ragam hidangan nasi karena nasi adalah makanan pokok bagi orang India Selatan. Lauk untuk makan nasi adalah sambar dan rasam, berbagai jenis acar, hidangan dari kelapa parut dan santan, serta hidangan yang memakai minyak kelapa dan daun salam koja.
Kari sayuran dari India Selatan disebut kozhambu. Hidangan makan pagi di India Selatan misalnya dosa, poori, idli, vada, bonda, dan bajji. Hidangan India Selatan yang populer adalah kesaribath, upma, pulao, puliyodharai, dan thengai sadham. Biryani hyderabad sering disebut masakan yang mewakili India Selatan. Ciri khas masakan India Selatan adalah penggunaan asam jawa (imli), kelapa, lentil, beras, dan berbagai jenis sayuran. Orang di Udupi memiliki masakan khas yang disebut masakan Udupi.
Masakan Andhra, masakan Chettinad, masakan Tamil, masakan Hyderabad, masakan Mangalore, dan masakan Kerala masing-masing memiliki ciri khas sendiri. Setiap negara bagian di India Selatan memiliki resep sambar yang berbeda-beda. Sambar kerala, sambar tamil, sambar karnataka, dan pappu chaaru dari Andhra masing-masing memiliki rasayang khas. Hidangan yang populer dari India Selatan adalah nasi briyani, nasi ghee dengan kari daging, kari makanan laut (udang, makerel, kerang), dan kue dadar pathiri setipis kertas dari daerah Malabar.


*    Masakan India Barat
Makanan ringan Pani puri
Masakan India Barat terdiri dari masakan Maharashtra, masakan Gujarat, dan masakan Goa. Masakan Maharashtra masih dibagi menjadi dua kelompok, masakan pesisir dan masakan pegunungan. Masakan pesisir bergantung kepada beras, kelapa, dan ikan karena memiliki kondisi geografis seperti di Goa. Masakan pegunungan di dataran tinggi Ghats Barat dan Dataran Tinggi Dekkan memakai kacang tanah sebagai pengganti kelapa, dan makanan pokok berupa jowar (sorgum) dan bajra (milet). Di kawasan pesisir Konkan dikenal masakan Saraswat, sementara mayoritas hidangan dalam masakan Gujarat adalah makanan vegetarian. Sebagian besar makanan Gujarat terasa manis karena ditambah gula atau gula merah. Di masa India Portugis, bermunculan hidangan masakan Goa yang dipengaruhi oleh masakan Portugis.
*    Masakan India Timur Laut
Makanan di India Timur Laut sangat berbeda dari makanan daerah lain di India. Masakan India Timur Laut sangat dipengaruhi masakan negara tetangga seperti masakan Burma dan masakan Cina. Rempah-rempah yang dipakai tergolong eksotik bila dibandingkan masakan daerah lainnya di India. Daging yak merupakan makanan populer di India Timur Laut.



4.     Kepopuleran dan Pengaruh di luar India
Ayam tikka, hidangan India yang populer ke seluruh dunia, mencerminkan pengaruh kuat dari masakan Asia Tengah
Masakan India adalah salah satu dari masakan terpopuler di dunia. Tidak hanya populer di kalangan diaspora India, namun juga di kalangan penduduk Amerika Utara dan Eropa. Pada 2003, di Inggris tercatat lebih dari 10.000 rumah makan yang menyediakan masakan India. Survei yang dilakukan tahun 2007 mengungkap 1.200 jenis produk makanan India yang diimpor oleh Amerika Serikat sejak tahun 2000. Menurut data Badan Standar Pangan Britania Raya, industri makanan India di Kerajaan Bersatu bernilai £3,2 miliar. Nilai tersebut setara dengan dua per tiga dari total uang untuk makan di luar yang dikeluarkan penduduk Britania Raya. Setiap minggunya, rumah makan India di Britania melayani sekitar 2,5 juta penduduk.
Murgh makhani, hidangan populer di negara-negara Barat dan Arab.
Selain di Eropa dan Amerika Utara, masakan India populer di Asia Tenggara yang merupakan wilayah pengaruh India. Masakan India sudah sejak lama memengaruhi masakan Malaysia, dan sangat populer di Singapura. Masakan negara-negara tetangga India yang terpengaruh gaya masakan India adalah masakan Vietnam, masakan Indonesia, dan masakan Thailand. Penyebaran makanan vegetarian di Asia juga disebabkan oleh agama Buddha India. Masakan India juga sangat populer di dunia Arab karena rasanya mirip dan sejak lama berpengaruh terhadap masakan Arab.
Kepopuleran kari di negara-negara Asia menyebabkan kari dijadikan wakil masakan Asia. Di dunia internasional, kepopuleran kari bisa disejajarkan dengan pizza.
5.     Minuman
Teh rempah masala chai yang populer di seluruh India (kiri) dan kopi saring india yang populer di India Selatan (kanan).
Air putih selalu disediakan sewaktu makan. Orang India senang minum air putih sewaktu makan karena dianggap tidak mengacaukan rasa makanan.
Teh adalah minuman utama di seluruh India. Daerah penghasil teh terbaik adalah Darjeeling and Assam. Teh biasanya direbus bersama rempah-rempah seperti kapulaga, cengkeh, kayu manis, dan jahe sebelum dicampur dengan susu untuk membuat minuman bernama masala chai yang manis dan kental.
Kopi susu populer di India Selatan. Kopi arabika terbaik ditanam di sekitar Mysore dan Karnataka. Produknya disebut Mysore Nuggets. Kopi saring india (kaapi) merupakan minuman populer di India Selatan. Minuman lain yang sering diminum orang India adalah nimbu pani (lemonade), lassi, chaach, badam doodh (susu badam), sharbat, air kelapa, dan air tebu. Minuman dingin dalam botol yang populer di India Selatan adalah Panner Soda atau goli soda (goli berarti kelereng). Keduanya dibuat dari campuran air karbonasi, air mawar, dan gula. Minuman lain yang populer dari India Selatan adalah susu mawar yang diminum dalam keadaan dingin.
India juga memiliki sejumlah minuman beralkohol khas India, termasuk anggur palem, fenny, dan bir India. Bhang juga diminum di India Utara, terutama sewaktu perayaan Holi dan Vaisakhi.
6.     Etiket Makan di India
Di India Selatan, sehelai daun pisang yang sudah dicuci dijadikan pengganti alas makan.
Di India, makanan dimakan sambil duduk di kursi, di lantai, di kursi rendah, atau di atas bantal untuk duduk. Secara tradisional, makanan dimakan langsung dengan tangan, biasanya dengan jari-jari dan telapak tangan kanan, tanpa sendok dan garpu. Sewaktu makan dengan tangan, suhu makanan bisa dirasakan dengan tangan sebelum disuap ke mulut. Mulut juga bisa dicegah dari melepuh akibat makanan panas.
Set menu thali terdiri dari beraneka masakan daerah di India dalam mangkuk-mangkuk kecil yang disajikan dalam piring logam berukuran besar. Hidangan ini dilengkapi dengan raita dan beraneka jenis roti-rotian seperti naan, puri, roti, atau nasi.
Alat makan seperti sendok dan garpu dipakai oleh kalangan atas di India. Sendok dan garpu merupakan pengaruh budaya Romawi pada abad ke-16, dan mulanya hanya dikenal kalangan atas di India Utara. Perdagangan lada dengan orang Romawi menyebabkan dikenalnya alat-alat makan di Asia. Hidangan yang mengandung nasi biasanya boleh dimakan dengan sendok dan garpu, namun memakan roti dengan pisau atau garpu dianggap tidak sopan.
7.     Jenis Penyajian Makanan pada Masyarakat India
Makanan pokok orang India adalah beras, atta (tepung gandum utuh), dan berjenis-jenis kacang. Jenis kacang yang terpenting adalah masoor (lentil), chana (kacang arab), toor (kacang gude), urad (kacang hitam), dan kacang hijau. Kacang-kacangan dapat digunakan utuh, dikupas, dibelah dua setelah dikupas (disebut dal), atau kacang arab yang dihaluskan menjadi tepung (besan).
Hidangan lengkap orang India terdiri dari nasi putih atau beraneka jenis roti (naan, puri, roti) dan kari sayuran (sabzi). Daging ternak atau makanan laut tidak dianggap sebagai hidangan utama, termasuk oleh nonvegetarian. Dalam masakan India, selain sebagai hidangan utama, sayuran dimasak sebagai hidangan pembuka, makanan ringan, acar, dan hidangan penutup.

8.     Peralatan Memasak India
1.        Ini wajan panci kecil berbentuk. Bentuk ini sangat berguna untuk menggoreng karena memancarkan panasnya merata.

2.        =>> 
Tawa atau wajan atau panci datar: Sebuah satu anodized keras yang sangat berguna untuk tikkis, flatbreads India dan pancake.

3.        =>                 
Sebuah wajan kecil bottomed berat: alat ini berguna untuk memanggang kering rempah-rempah.
4.                       Sebuah panci steamer atau pengukus: Ada beberapa hidangan terutama dalam masakan India selatan yang perlu dikukus.

5.        
Sebuah panci kuali: ini sangat membantu untuk semur yang membutuhkan banyak waktu memasak lambat. Ini mempertahankan rasa dan memungkinkan mendidih rebus tanpa perhatian.

6.       Sebuah kompor Tekanan: Ini di ujung kebalikan dari panci kuali menghemat waktu memasak sangat untuk biji dan item lain yang membutuhkan waktu lama untuk memasak.
7.       Jhajri - Sebuah turner logam dengan lubang, bulat, alat ini berguna untuk menggoreng karena untuk mengalirkan minyak.

8.       Belan adalah silinder kayu dan chaki adalah platform, rata kayu bulat. Belan chaki digunakan untuk membuat roti datar seperti roti, paratha dan puri.
9.       Dechki digunakan terutama untuk mendidih. Hal ini dibuat dari Aluminium. Bentuk dechki membantu untuk mendistribusikan panas secara merata dan bisul makanan dengan cepat. Para dechki selalu memiliki penutup yang pasti, seperti Handi. Sampul dechki dan Handi berbeda dalam bentuk dan ukuran.
10.   Handi adalah memasak populer dan umum alat di India. Hal ini umumnya digunakan untuk menanak nasi atau daging.
11.  
Khunti hanya digunakan untuk menggoreng, kepala datar dari khunti sangat ideal untuk mengubah sisi dari item yang sedang digoreng. Sama seperti hata, terbuat dari baja / besi / aluminium / kuningan / kayu.

12.  Sharashi digunakan untuk memegang panci panas.
13.  Shil Noda digunakan untuk grinding atau membuat pasta dari rempah-rempah yang berbeda dan ingrediants memasak.

14.  Boti adalah alat pemotongan digunakan terutama di Bengal. Boti memiliki sisa kayu atau logam pada pisau yang dapat dilipat ke bawah. Wanita menggunakan Boti ambil itu dengan meletakkan kaki pada perhentian itu. Karena kedua tangan tetap bebas, ia menyediakan pegangan yang sangat baik.
15.  Kadai: Kadai terutama digunakan untuk menggoreng. Hal ini sebagian besar dibuat dari Aluminium (karena merupakan wadah panas yang baik) dan terkadang Besi. Kadais tembaga dilapisi eksternal juga ada.

Bentuk perahu kadai akan membantu untuk mencegah makanan (terutama ikan) dari menempel ke bawah.
16.   Hata digunakan untuk melayani atau memasak makanan cair seperti dal, kari dll memiliki bentuk sendok besar, tetapi beras hatas melayani yang datar seperti tangan.

Umumnya hatas, yang digunakan untuk tujuan memasak terbuat dari baja, besi, aluminium, kuningan, kayu dan hatas melayani terbuat dari perak jerman.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar